December 6, 2021
5 Teknologi yang Meniru Tumbuhan

5 Teknologi yang Meniru Tumbuhan

Apakah ada teknik yang diilhami oleh tumbuhan? Teknologi terus berkembang di segala bidang. Keterampilan biasanya dibuat karena Anda membutuhkan sesuatu seperti solusi atau pemecah masalah. Ide untuk penciptaan teknologi datang dari mana-mana. Sebagian besar ide pengembangan teknologi berasal dari hewan. Contoh pesawat terbang. Teknologi ini mencoba mengadopsi mekanisme yang memungkinkan burung bekerja selama penerbangan. Tentunya, hewan tidak hanya dapat digunakan sebagai sumber inspirasi, tetapi tumbuhan juga dapat menjadi sumber inspirasi untuk terciptanya teknologi baru. Tumbuhan dan hewan dengan struktur yang teratur dan kompleks mendorong para peneliti untuk meniru mereka dan menerapkannya pada teknologi.

  1. Teknologi yang Meniru Tumbuhan Velcro

5 Teknologi yang Meniru Tumbuhan

Adakah yang akrab dengan Velcro? Seperti yang Anda ketahui, itu semacam lem atau lem kain di antara lembaran. Itu disebut sepatu, pakaian, tas, furnitur, aksesori, dll. Velcro adalah teknik yang terinspirasi oleh cara duri tanaman menempel pada bulu anjing Anda. Velcro berfungsi sebagai simpul untuk kedua sisi kain, pertama kali dibuat pada tahun 1948 oleh ahli listrik Swiss George de Mestral. Pada tahun 1941, Demethral memeriksa duri tanaman di bawah mikroskop dan melihat ratusan cincin kecil yang dapat ditempelkan pada rambut atau pakaian. Jadi dia mulai mengembangkan material Velcro. Velcro berasal dari kata Perancis “velour” untuk beludru dan “crochet” untuk hook. Velcro dipatenkan oleh George de Mestral pada tahun 1955 dan diproduksi hingga tersedia secara komersial pada akhir 1950-an.

  1. Latex dari Tanaman Guayale

Pernahkah Anda mendengar kata getah karet? Lateks, yang banyak digunakan dalam pembuatan sarung tangan medis dan berbagai bahan elastis lainnya, ditemukan berasal dari pabrik yang disebut guayule. Tanaman guayule ini berasal dari Amerika Utara. Tanaman ini dapat menghasilkan karet lateks yang lebih baik dan terbukti menyebabkan alergi. Oleh karena itu banyak digunakan pada peralatan medis seperti laboratorium, rumah sakit dan pabrik.

  1. Biophotovoltaic Moss Table

Meja busa bio solar merupakan meja yang dapat menghasilkan listrik melalui proses fotosintesis. Meja Busa Fotovoltaik Bio adalah karya inovatif yang menunjukkan potensi masa depan dari teknologi Bio Fotovoltaik (BPV). Listrik dihasilkan oleh elektron dan ditangkap oleh serat konduktif di tabel. Teknologi ini dapat mengubah energi yang terbuang selama fotosintesis menjadi energi nyata. Cukup indah untuk menggunakan tenaga tanaman untuk menghasilkan listrik. Inspirasi.

  1. Biofuel dari Algae

Pernahkah Anda mendengar energi terbarukan alternatif selain bahan bakar? Ya, itu seekor burung, juga dikenal sebagai burung. Alga, yang dibakar sebagai panas dan juga untuk makanan, mulai digunakan secara luas sebagai energi alternatif untuk bahan bakar. Alga juga digunakan secara luas dalam produksi hidrogen, metana, biodiesel dan pupuk.

  1. Charger tenaga surya Electree+

Keunggulan pengisi daya Electree + dibandingkan pengisi daya lainnya adalah pengisi daya ini dapat mengumpulkan cahaya melalui 27 panel surya kecil. Panel surya ini menghiasi cabangnya dengan sumber energi. Pengisi daya surya ini terinspirasi dari tanaman hias bonsai yang terkenal dan digandrungi. Pengisi daya ini dirancang oleh Vivien Muller. Pengisi daya berbentuk bonsai ini dapat memberi daya pada perangkat seluler Anda dari desktop Anda. Sekarang teknik di atas hanyalah salah satu contoh bagaimana tanaman dapat menginspirasi perkembangan teknologi. Artinya, saat mengembangkan keterampilan, Anda dapat menemukan ide di mana saja, bahkan di alam. Apa saja, termasuk tumbuhan, bisa menjadi sumber inspirasi teknologi.

Spread the love